Anak Terakhir
slate.com

Uniknya Fakta Anak Bungsu (Terakhir) dalam Lingkup Keluarganya

Posted on

Sebuah urutan kelahiran anak dalam keluarga telah membuktikan bahwa tiap-tiapnya mempengaruhi pada karakter dan sifat individu. Dalam tulisan sebelumnya, kita sudah mempelajari fakta anak pertama. Tentu saja ada perbedaan dengan fakta anak bungsu (terakhir).

Setiap anak yang lahir tidak hanya mewarisi sifat turunan, tapi juga pembentukan karakter yang dipengaruhi oleh pola lingkungan. Uniknya, sifat anak terakhir ini sukar ditebak. Inilah yang membuat ia sedikit berbeda antara saudara-sudaranya yang lain.

Dimana ada sisi negatif, pasti ada sisi positif. Ya, sudah menjadi hal wajar jika anak terakhir bersifat manja! Identik memang, namun tidak selamanya itu benar. Ada juga lho anak terakhir yang justru lebih dewasa tapi juga penuh kasih sayang.

Sisi positif yang dibawa oleh anak terakhir ialah sifat pembelajar. Meskipun agak manja, namun jika diberi petunjuk yang benar, maka anak terakhir justru semakin kian berkembang.

Bahkan bisa saja melebihi seniornya. Di bawah ini terdapat beberapa fakta anak bungsu yang harus kamu tahu.

Fakta Anak Bungsu Memiliki Selera Humor Tinggi

Fakta Anak Terakhir - Lebih Humoris
pinterest.com

Karena sense of humour-nya tinggi, anak terakhir cenderung berkepribadian lucu sekaligus menyenangkan. Ada saja hal-hal tak terduga yang ia jadikan sebagai bahan lelucon.

Bahkan, ngga sedikit orang bilang kalau “Anak bungsu itu ngangenin!” Kenapa? Karena ia mudah bergaul dan memiliki banyak teman.

Anak Bungsu Cenderung Bersifat Spontan

Anak Terakhir
slate.com

Tidak ragu dan takut dalam mengambil keputusan merupakan sisi positif yang dimiliki fakta anak bungsu, sekali pun itu dalam keadaan genting.

Di sisi lain, sifat spontanitas juga menandakan bahwa ia lebih berani dalam mengambil resiko atau keluar dari zona nyaman. Sehingga membuatnya selalu siap ketika harus berpetualang melakukan hal-hal baru.

Anak Terakhir Lebih Optimis

Fakta Anak Terakhir - Optimis
ylindo01.blogspot.co.id

Tenang dan tidak mudah cemas, merupakan karakter optimis dari anak terakhir dalam menyelesaikan permasalahannya sebaik mungkin.

Jika ia sedang berada di masa sulit, maka ia akan melihat hikmah atau sisi positif dari kondisi di masa tersebut. Kemudian mencari solusi agar tidak terulang kembali.

Memang, fakta anak bungsu terkadang adalah seorang pendengar yang baik. Maka tidak mungkin jika di keesokan harinya kelak ia akan menjadi pemimpin yang sangat cekatan dalam memperhatikan kinerja anak buahnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.